Sabtu, 08 Mei 2010

kendati telah TAUBAT, mengapa saya tetap DOYAN BERMAKSIAT...????!!!


Aldila Luthfiardy 30 April jam 23:52 Balas
"Ustad, saya ini orang yg telah melakukan banyak sekali jenis maksiat. dari menipu orang, berjudi, berzina, mabuk-mabukan, maling,dll (astaqfirullah). Tapi saya juga sangat sering bertaubat. Namun, setelah taubat, disaat saya berusaha lurus dijalan-Nya, sya terus menerus didera godaan untuk melakukan maksiat2 tersebut. Tanpa saya menahan diri, saya kembali melakukannya, mengulaninya lagi. lagi dan lagi!!!saya seperti kecanduan maksiat!!apa gerangan yg salah dg iman, ibadah dan hidup saua????Bagaimanakah cara saya mengatasinya....????"

Taubat & Maksiatselalu mengiringi kehidupan qt. terkadang qt bertaubat dari perbuatan maksiat, dan kadang kita berbuat maksiat kembali. Fenomena itu telah silih berganti, padahal kita ingin senantiasa terjaga dari perbuatan maksiat setelah bertaubat. Kita tidk mau jatuh di kubang kemaksiatandan jauh dari Rahmat ALLAH SWT. Nah, supaya kita senantiasa ada dijlan allah yg diridhoi-Nya, sebaiknya kta tau ada beberapa hal yg menjadikan seorang bertaubat dan berbuat maksiat berulang kali, yaitu:

1. LEMAHNYA IMAN.
Kondisi keimanan qta bisa naik dan turun setiap saat. Oleh karena itu, qt berupaya menjaga diri dari perbuatan maksiat dan senantiasa bertaubat kepada ALLAH SWT. Jika keimanan qt melemah, kita lebih mudah terperdaya untuk berbuat maksiat. Sebaliknya, bila keimanan qt menguat, qt dapat menjauhkan diri dari maksiat dan segera bertaubat bila berbuat maksiat.
Sesungguhnya, melemahnya atau menguatnya keimanan seseorang tergantung kpd ALLAH AWT. Apabila qt selalu mendekatkan diri kpd-Nya, maka keiman qt dpt menungkat dan ALLAH akan menjauhkan qt dari perbuatan maksiat, dan sebaliknya ALLAH akan menimpakan kemurkaan kpd qta. dan qt bisa mengunakan akal qt sebaik-baiknya.
Nah, bagaimanacara meningkatkan kekuatan iman?????? Menurut Muhammad Shalih Al-Munajjid, berbagai cara untuk meningkatkan iman, yakni menyimak Al-Qur'an, merasakan keagungan ALLAH SWT, menuntut ilmu syar'i, mengikuti balaqah dzikir, memperbanyak amal Sholeh, melakukan berbagai macam ibadah, khawatir su'ul khatimah saat maut datang, sering mengingat mati, serta mamperbanyak dzikir.
Keiman merupak nikmat ALLAH, yg tiada ternilai harganya. Kuatnya iman bisa diketahui dr cara qt menghadapi ujian dr ALLAH. Jika qt tabah dan sabar dlm menghadapi ujian, maka keiman qt tergollah kuat. Sesungguhnya ALLAH tidak akan menguji keiman seseorang melebihi kemampuannya

2. KEMENANGAN NAFSU SETAN.

Selain lemahnya iman, sesuatu yg menyebabkan qt terjebak kubang kemaksiatan setelah bertaubat adalah kemenangan syaiton. Sebenarnya dalam diri qt terjadi perang 24 jam antara kesucian jiwa dan setan(hawa nafsu qt). Oleh karena itu Rosululloh SAW menegaskan kpd qt bahwa perang melawan hawa nafsu lebih besar dari pada perang Badar. Hawa nafsu mamiliki kaitan penting dengan pertaubatan maksiat yg qt lakukan. Pada dasarnya, ada 4 strategi nafsu yg dapat menghancurkan keimanan qt. Pertama, nafsu dapat mengalahkan kebenaran. Ketika nafsu mengalahkan kebenaran hancurlah tatanan kehidupan. Kedua, nafsu selalu menuntu untuk siperturutkan dalam berbagai hal. Jika memperturukan hawa nafsu, maka tidak ada kata puas, mka perbuatan maksiat akan dilakukan terusmenerus. Ketiga, nafsu selalu menuntun kita kepada kesesatan, tidak ada nafsu yg menuntut dalam kebaikan. Keempat nafsu senantiasa mengiringi kita untuk berbuat maksiat, masiat terasa nikmat, tetapi berujung Laknat

3. KERINGNYA SPIRITUALITAS.

Keringnya spiritualitas dpt diketahui dr pelaksanaan ibadah yg kontinu, tetapi diiringi dengan perbuatan maksiat. Sebagai contoh org sholat, ngaji, zakat, dll tapi berbuat maksiat, dengan kata lain ibadahnya tidak dapat mencegah dari perbuatan maksiat. Sesungguhnya seorang yg khusuk ibadahnya dapat terhindah dari kmaksiatan, tapi kondisi ini berubah karena kondisi lingkungan sekiatr. Keringnya spiritualitas dapt menyebankan seseorang berbuat maksiat, meskipun rajin beribadah.

4. KEHAMPAAN HIDUP.
Akhir2 ini banyak di media cetak maupun elektronik banyak dimuat berita2 pembunuhan, pemerkosaan, selain itu jg bunuh diri dinegar2 maju. Pada dasrnya smua org tu baik, tetapi mereka sering melupakan kwajiban sebagai hamba ALLAH. Tidak hanya itu, jika tekanan hidup terasa menghimpit, mereka tidak segan2 menghalalkan berbagai cara, termasuk berbuat maksiat untuk mencukupi kbutuhan hidup. Apa bila qt mengalami kehampaah hidup, qt cenderung berbuat maksiat kpd ALLAH. Oleh karena itu, agr qt menjadi hamba-Nya yg Shiloh, kita harus menghadapi smua ujian dengan sabar, ikhlas, tenang, dan senantiasa berdoa kpd ALLAH mak allah akan diberi jalan keluar. Kita hrs menanamkan keyakinan dalam diri bahwa smua org diuji oleh ALLAH, dengan berbagai cobaan hidup. Satu hal yg perlu qt cermati adalah cara menghadapi ujian hidup dengan sebaik-baiknya. Kita harus mampu menghadapi kebahagian hidup di dunia dan akhirat, meskipun selali diuji oleh ALLAH.